Seorang ibu dan anaknya di Puskesmas.
Kegiatan di Puskesmas. Foto: Cowater International

Puskesmas, Pusat Kesehatan (Bersama) Masyarakat

Beberapa waktu yang lalu, sebuah puskesmas di Ibukota menjadi viral. Puskesmas Kebon Jeruk mendapat testimoni positif atas infrastruktur dan pelayanannya yang memuaskan, tidak seperti wajah pelayanan puskesmas yang tersebar di kalangan menengah keatas.

Namun, jika kamu hanya menilai suatu puskesmas dari infrastruktur dan pelayanan di puskesmasnya saja, kamu belum menyentuh inti fungsi puskesmas di masyarakat lho. Program puskesmas yang utama bukan berada pada pelayanan di gedung puskesmas itu sendiri, tapi berada di tengah-tengah dan bersama masyarakat.

Puskesmas Milik Masyarakat

Dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI 2015-2019, puskesmas menjadi ujung tombak program preventif untuk mencegah terjadinya penyakit di masyarakat. Oleh karena itu, puskesmas perlu melakukan berbagai program pencegahan penyakit di masyarakat.

Program-program puskesmas ini dilaksanakan sesuai dengan masalah kesehatan di daerahnya, sehingga program yang dilaksanakan tepat sasaran. Bentuk programnya pun beragam, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti program-program kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Tiap harinya, selalu terdapat program kesehatan yang dilaksanakan oleh petugas puskesmas di luar pelayanan kesehatan di gedung puskesmas.

Puskesmas keliling di Koja, Jakarta
Program puskesmas keliling di salah satu rumah susun di Kecamatan Koja (dokumentasi penulis).

Pertama adalah kegiatan puskesmas keliling, yaitu kegiatan pengobatan yang dilakukan di pusat-pusat pemukiman dan kerja warga. Program puskesmas ini dilakukan tiap Senin-Jumat di lima tempat berbeda setiap harinya, seperti di rumah susun, pasar, dan kompleks perumahan.

Dengan program ini, orang-orang yang sibuk bekerja dan tak dapat berobat ke puskesmas maupun orang-orang lanjut usia dapat terjangkau pengobatan puskesmas.

Kebanyakan program puskesmas yang bersifat preventif baru dapat berjalan dengan adanya peran aktif masyarakat. Contohnya adalah Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) dan Pos Binaan Terpadu (posbindu).

Di posyandu untuk ibu dan anak dilakukan pemeriksaan perkembangan dan pertumbuhan anak, imunisasi, dan edukasi kesehatan lainnya; sedangkan di posyandu lanjut usia (lansia) dan posbindu, dilakukan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan.

Semua kegiatan ini dilakukan secara berkala, dan menariknya, pelaksanaan kegiatan-kegiatan ini sebagian besar– atau bahkan sepenuhnya–dilakukan oleh kader, yaitu warga dari daerah tersebut yang dilatih dan dibimbing oleh petugas puskesmas.

Tidak hanya posyandu dan posbindu, ada pula Juru Pemantau Jentik (jumantik), yaitu kader-kader yang melakukan pemantauan jentik nyamuk di tiap rumah untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, nyamuk yang menyebarkan virus demam berdarah dengue.

Partisipasi Masyarakat Penting

Menurut petugas Puskesmas Kecamatan Koja, terdapat penurunan kejadian demam berdarah dengue di berbagai daerah kecamatan yang kader-kadernya aktif melaksanakan jumantik. Sayangnya, di daerah-daerah perumahan elite malah terdapat banyak kejadian demam berdarah dengue karena di sana tidak terdapat kader-kader jumantik yang berperan aktif.

Kader-kader Jumantik di Kelurahan Tugu Selatan
Kader-kader Jumantik di Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja sehabis berkeliling memantau jentik nyamuk ke rumah-rumah (dokumentasi penulis).

Di puskesmas-puskesmas lain pun banyak program kesehatan yang dilaksanakan di luar gedung puskesmas, dan program-program bersifat preventif inilah yang diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan Indonesia. Peran serta aktif dari masyarakat dalam program-program kesehatan ini adalah keniscayaan, tanpa kepedulian dan keikutsertaan kita sebagai bagian dari masyarakat, program-program kesehatan ini akan berakhir sia-sia.

Jadi Youth, apakah kamu tertarik ikut menjadi ujung tombak ini?

Sharing is caring!
Share on Facebook5Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someonePrint this page

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *