Front desk Perpusda Surabaya
Perpustakaan Kota Surabaya. Foto: Nurul Rahmawati/Hello Surabaya.

Perpusda: Wahana Baca bagi Warga Surabaya

Jika mendengar istilah “pelayanan publik” pasti yang pertama kali muncul di benak kita adalah birokrasi yang berbelit-belit, proses pelayanan yang lamban, hingga kesemerawutan dalam segala aspek. Tidak heran jika seringkali kasus-kasus terkait masalah pelayanan publik menghiasi headline di berbagai warta di Indonesia.

Dari mulai carut marut pelayanan administrasi seperti e-KTP hingga pelayanan kesehatan yang tidak maksimal selalu mewarnai wajah pelayanan publik di negara kita. Kondisi seperti inilah yang membuat ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Indonesa kian parah.

Namun melihat realitas pelayanan yang demikian, saat ini pemerintah sedikit demi sedikit mulai berbenah dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakatnya.

Salah satu hasil nyata pembenahan pelayanan publik yang saat ini bisa dirasakan adalah pelayanan kepustakaan yang ada di Perpustakaan Daerah Jawa Timur. Pepustakaan yang beralamat di Jl. Menur Pumpungan No.32 Surabaya, setiap hari selalu ramai dikunjungi oleh warga Surabaya dan sekitarnya. Perpustakaan ini buka setiap hari pukul 08.00-19.00 WIB, kecuali untuk akhir pekan hanya buka hingga 14.00 WIB yaitu pada hari Sabtu dan Minggu.

Kesan pertama yang didapat saat memasuki gedung ini adalah nyaman, modern, dan ramah.  Kesan yang seperti ini tentunya mampu membuat pengunjung betah untuk berlama-lama disini. Ditambah dengan berbagai fasilitas penunjang seperti koneksi wi-fi, ruang internet, e-finder, e-journal, dan ruang baca yang nyaman.

Namun yang paling penting dari perpustakaan ini adalah koleksi buku, ensiklopedia, dan jurnal yang bisa dibilang cukup lengkap. Kita bisa menemukan berbagai koleksi mulai dari buku cerita Si Kancil untuk anak-anak hingga buku biografi Stephen Hawking di gedung ini. Semua tersusun rapi di rak masing-masing sesuai dengan kategorinya.

Pengunjung Perpusda Jawa Timur. Foto: Nurul Rahmawati/Hello Surabaya.
Pengunjung Perpusda Jawa Timur. Foto: Nurul Rahmawati/Hello Surabaya.

Berbagai koleksi tersebut dapat diakses secara bebas dan gratis oleh masyarakat. Selain untuk dibaca di tempat, Perpusda mempersilahkan pengunjung untuk meminjam buku namun dengan syarat harus mendaftar sebagai anggota terlebih dahulu.

Persyaratan untuk mendaftar menjadi anggota tidaklah sulit. Di pokok inilah pelayanan publik dari Perpusda Jawa Timur ini mendapat nilai lebih. Saat saya (penulis) mendaftar untuk menjadi anggota beberapa waktu yang lalu (10/9) mendapat pelayanan yang memuaskan.

Hanya dengan menyetorkan fotokopi KTP dan mengisi formulir yang telah disediakan di komputer, pendaftaran bisa langsung diproses. Namun bagi pengunjung yang berasal dari luar kota Surabaya diperlukan surat keterangan dari kampus atau instansi terkait sebagai persyaratan pendaftaran.

Setelah persyaratan administratif selesai, pendaftar dipersilahkan untuk masuk ke ruang foto. Setelah selesai diambil fotonya pengunjung hanya tinggal menunggu proses pencetakan kartu anggota dan selesai sudah. Dibutuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk menyelesaikan proses pendaftaran ini (dengan catatan jika tidak antre).

Perlu diketahui, pelayanan pembuatan kartu anggota ini gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Untuk meminjam buku di perpustakaan ini tidaklah sulit. Jika pengunjung telah terdaftar sebagai anggota, hanya dengan tinggal menunjukan kartu anggota bisa langsung diproses. Namun pelayanan peminjaman buku hanya dibatasi dua buah buku untuk bisa dibawa pulang. Pengunjung disediakan waktu dua minggu sebelum buku pinjaman tersebut dikembalikan pada tanggal yang telah ditentukan.

Pelayanan publik di perpustakaan ini jauh dari kesan ribet dan bertele-tele. Semua pelayanan mulai dari pendaftaran, peminjaman, pencarian buku hingga pengmbalian terasa mudah dan ringkas. Hal ini tidak lain dikarenakan sistem yang sudah tertata dengan baik.

Selain itu juga ditunjang dengan modernisasi berbagai sarana dan prasarana sehingga memudahkan baik pegawai maupun pengunjung dalam kegiatan kepustakaan. Tak kalah penting, jugalah keramahan yang disajikan oleh petugas yang melayani pengunjung di perpustakaan ini. Tentu saja kemasan pelayanan publik yang seperti inilah yang menjadi idaman masyarakat selama ini.

Tidak heran jika Perpusda Jawa Timur tak pernah sepi dari pengunjung dan menjadi wahana baca bagi warga Surabaya.

Sharing is caring!
Share on Facebook12Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someonePrint this page

One response to “Perpusda: Wahana Baca bagi Warga Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *