2016-03-03-mas-dadang-trisasongko

Kasus Kriminalisasi Bambang Widjojanto & Abraham Samad Ditutup

Kamis (3/3), Jaksa Agung H. M. Prasetyo resmi mengumumkan deponeering atau mengesampingkan perkara kasus Bambang Widjojanto (BW) dan Abraham Samad (AS). “Saya menggunakan hak prerogatif mengambil keputusan. Perkara atas nama Abraham Samad dan Bambang Widjojanto ditutup dan dikesampingkan,” kata Jaksa Agung H. M. Prasetyo di Kejagung, sebagaimana dilansir Rakyat Merdeka Online.

Menanggapi deponeering tersebut, tim kuasa hukum BW-AS menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Pertama, mengapresisasi keputusan deponeering jaksa agung. Deponeering adalah mekanisme hukum yg sejalan dengan instruksi presiden untuk menghentikan kriminalisasi;
  2. Kedua, deponeering sejalan dengan rekomendasi Ombudsman RI dan Komnas HAM terkait maladminiatrasi dan pelanggaran HAM dalam proses penyelidikan dan penyidikan di kepolisian (khususnya dalam kasus BW);
  3. Ketiga, deponeering memiliki pesan korektif terhadap kinerja kepolisian dalam kasus ini.
  4. Keempat, langkah deponeering bentuk langkah positif dengan semangat untuk menghentikan kasus kriminalisasi. Semestinya juga diikuti dengan penghentian perkara kriminalisasi pegiat antikorupsi dan para aktivis HAM, buruh, dan pengabdi bantuan hukum;
  5. Kelima, Kejaksaan ke depannya harus proaktif dalam mengawasi, mengontrol kerja penyidik, termasuk dalam menerima berkas perkara dari penyidik, karena dalam kasus BW khsusnya, pasca-P21 justru terbuka fakta bahwa banyak bukti manipulatif;
  6. Keenam, harus ada evaluasi internal maupun eksternal terkait kinerja kepolisian dalam kasus ini, salah satunya terkait dengan rekomendasi Ombudsman RI.

Jakarta, 3 Maret 2016
Tim kuasa hukum BW-AS

.

Foto: BorneoNews

Sharing is caring!
Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr0Email this to someonePrint this page

One response to “Kasus Kriminalisasi Bambang Widjojanto & Abraham Samad Ditutup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *